Home » Dunia Kami » SAPPORO WALL PAINT » Cara menentukan kelembaban Dinding

Cara menentukan kelembaban Dinding

SAPPORO WALL PAINT

Sekilas Tentang


Halo Sobat Sapporo,
Ketika kamu membangun atau merenovasi rumah, ada beberapa aspek bangunan yang patut menjadi perhatian, salah satunya adalah dinding. Sebelum melakukan finishing pada permukaan dinding, cek terlebih dahulu kondisi kelembapannya.

Mengapa demikian?
Sebab dinding yang lembap berpotensi menjadi sarang lumut dan menimbulkan bocor di masa yang akan datang.

Selain dua potensi tersebut, dinding yang lembap pun bisa membuat cat tak menempel sempurna dan bertahan lama. Jika sudah terjadi demikian, tentunya Anda harus merenovasi dinding dan mengeluarkan dana ekstra bukan?.
Untuk mencegah hal tersebut terjadi, sebaiknya anda menggunakan PROTIMETER sebelum proses pengecatan.


Apa itu PROTIMETER ?
Protimeter adalah alat khusus pengukur kelembapan suatu permukaan. Selain mengukur kelembapan pada dinding, alat ini juga bisa digunakan untuk mengukur kadar air pada kayu, bambu, kertas, dan juga tembakau.

Alat ini memiliki dua jarum besi yang ditusukkan ke dinding. Jika lampu indikator protimeter menyala, itu berarti dinding sudah kering dan layak cat.
Menyalanya lampu indikator yang berwarna hijau menandakan bahwa tingkat kelembapan dinding adalah 20%.

Jika menyala dengan warna kuning atau merah, maka kelembapan dinding adalah di atas 20%. Pada saat itu jangan sekali-kali memulai melakukan Finishing Touch pada dinding rumah Anda. 


Semoga tips ini bermanfaat ya Sobat Sapporo :).

Follow us